Home  /  Berita  /  Program Vaksin Pentavalen (DPT-HB-Hib) Resmi Diluncurkan

Program Vaksin Pentavalen (DPT-HB-Hib) Resmi Diluncurkan


Jakarta, Rencana pemerintah untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak diwujudkan dengan pembuatan vaksin Pentavalen. Vaksin kombinasi DPT-HB-Hib ini diresmikan oleh Menkes Nafsiah Mboi.

"Vaksinasi penting bagi kesehatan masyarakat. Program imunisasi merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan karena dapat mencegah kesakitan, kematian, dan kecacatan," ungkap Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, dalam acara pencanangan vaksin Pentavalen yang diselenggarakan di Lapangan Karang Pawitan, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/8/2013).

Selain dihadiri oleh Menkes RI, peresmian vaksin Pentavalen ini juga dihadiri oleh Deputy CEO of the GAVI Alliance, Helen Evans, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar, dan Bupati Karawang, Dr H Ade Swara, MH.

"Sangat tepat jika Menteri Kesehatan memastikan terlaksananya rencana ini agar di akhir tahun 2014 Pentavalen dapat diakses untuk mengimunisasi seluruh anak Indonesia," ungkap Helen dalam kata sambutannya di acara yang sama.

Imunisasi dikatakan memberikan perlindungan yang lebih baik, mengingat anak-anak cenderung bermain di mana saja, termasuk tempat yang kotor. Selain itu, kekebalan tubuh anak pun bisa dibilang masih lemah. Sehingga pemberian vaksin melalui imunisasi memberikan perlindungan bagi mereka terhadap penyakit.

Tambahan vaksin Hib dalam Pentavalen diyakini dapat menurunkan risiko yang ditimbulkan dari bakteri penyebab beberapa penyakit seperti meningitis, epiglotitis, pneumonia, arthritis, selulitis, osteomyelitis, dan bakteriemia.

Penggunaan awal vaksin Pentavalen ini dibagi dalam 3 fase. Dalam fase pertama ini, vaksin akan digunakan di 4 propinsi yaitu Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Di 4 propinsi ini vaksin Pentavalen diberikan secara gratis pada bayi dan anak di Puskesmas atau Posyandu. Sedangkan untuk propinsi lain akan mulai dilaksanakan pada Januari 2014.


(vit/vit)